Sen. Mar 23rd, 2026

Ini fakta baru kasus asusila di TransJakarta



Polisi mengungkap fakta baru kasus asusila di bus
TransJakarta: dua pelaku laki-laki ternyata melakukan perbuatan cabul dengan
saling berinteraksi, bukan masturbasi. Salah satu pelaku meraba pelaku lainnya
hingga cairan sp3rmanya mengenai pakaian korban perempuan yang berdiri di
depannya.

 

Kedua pelaku berada di belakang korban sama-sama berdiri,
pelaku Ferdinan meraba alat kelamin pelaku Hansen hingga mengeluarkan cairan
sperma dan mengenai baju yang korban gunakan,” kata Onkoseno kepada awak
media, Sabtu (17/1/2026).

 

“Jadi 2 pelaku ini sama-sama lelaki, pelaku 1 meraba
alat kelamin pelaku 2 sampai pelaku 2 mengeluarkan sperma. Muncratan tersebut
yang mengenai korban,” imbuh perwira menengan Korps Bhayangkara ini

 

Korban sempat mengira cairan tersebut air AC, namun sadar
setelah mendengar percakapan pelaku. Polisi menyebut kedua pelaku sudah saling
mengenal dan janjian naik bus yang sama, sementara korban tidak mengenal
mereka.

 

“Korban menyadari ada cairan di baju belakangnya sampai
menetes ke kaki dan mengira itu air AC kemudian ada suara laki-laki sambil
mencekik pelaku Hansen mengatakan kamu.. (masturbasi) yah?,” ungkap
Onkoseno menirukan keterangan korban.

 

“Dan akhirnya korban tersadar bahwa cairan yg ada di
baju belakangnya adalah sperma pelaku,” lanjut polisi berpangkat melati
dua ini.

 

Onkoseno menuturkan, kedua pelaku diketahui sudah saling
kenal dan memang janjian untuk naik ke bus TransJakarta yang sama.

 

“Pada Tanggal 15 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB
kedua pelaku sudah kenal kurang lebih 3 hari dan sudah komunikasi, saat itu
janjian pulang kerja bareng di halte busway PIK. Namun kedua pelaku tidak
mengenal korban,” dia menandasi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *